Ada pertanyaan dari Saudara ian bunyinya seperti ini :
Pak itu gambar topologinya maksud saya pake satu IP 192.160.15.0, di subnet 2 jaringan! yang saya tanyakan apakah dalah memasukan IP tanda/dan angkanya diikutsertakan misal “/26″ dan apakah semua subnetmask yang digunakan meggunkan subnetmask haaaaaaasil subneting ,misal 255.255.255.192 terus apakah masing-masing class IP sudah ditentukan nilai CIDR dalam subnetingnya alias nilai yang pake “/” misal class A /20 sampai /30
Demikian pertanyaan yang di lontarkan oleh pembaca blog ini,
Mari kita bahas masalah tersebut,
Kalau dilihat dari topology tersebut, maka kita membutuhkan paling tidak 3 network. :
- Network untuk LAN R1
- Network untuk LAN R2
- Network untuk Point to Point
Dalam menentukan prefix network, adalah dengan rumus
2x = > dari 3 (sama dengan atau lebih besar dari 3 dimana x = jumlah bit yg di pinjam)
Maka kita dapatkan adalah 22 = 4 Network
Sekarang kita menghitung Jumlah Host untuk Tiap Network dengan rumus :
2y – 2 ; y = Jumlah bit yang tersisa untuk Host
26 – 2 = 62 Host
Awalnya adalah Network 192.168.15.0/24 dengan jumlah Host Available 256-2 =254 host
Untuk mendapatkan 4 Network maka kita meminjam 2 Bit menjadi /26. Jumlah bit Host menjadi tinggal 6 bit atau 62 Host (26 – 2) untuk tiap network
Sehingga di dapatkan alokasi Ip address tiap tiap network :
Oke, sekarang kita memiliki 4 Network, 2 network yaitu Nework 1 dan network 2 akan kita gunakan untuk masing masing LAN.
Sedangkan Network 3 akan kita subnet lagi menjadi /30 untuk Network point To point yang membutuhkan 2 Host Ip address
Mari kita mulai :
Network ke 3 adalah 192.168.15.128 /26
Kita meminjam 4 bit untuk menjadi /30 , sehingga kita mendapatkan 16 Network (24), sedangkan jumlah bit host tinggal 2 Bit atau 2 Host (22 – 2)
Sehingga didapatkan alokasi Ip address untuk point To Pint adalah sbb :
Kita hanya membutuhkan 1 Network Address /30 untuk koneksi Point To Point
Sebelum melangkah ke langkah selanjutnya yaitu konfigurasi dengan menggunakan Tools packet tracer,
Maka kita akan membuat List IP Address yang akan digunakan:
Berikut adalah topology lengkap yang kita buat dengan menggunakan Packet Tracer
Konfigurasi pada R1
R1#show run
Building configuration…
Current configuration : 497 bytes
!
version 12.4
no service password-encryption
!
hostname R1
!
!
!
!
!
ip ssh version 1
!
!
interface FastEthernet0/0
description ### TO R2 ###
ip address 192.160.15.129 255.255.255.252
duplex auto
speed auto
!
interface FastEthernet0/1
description ### TO LAN ###
ip address 192.160.15.1 255.255.255.192
duplex auto
speed auto
!
interface Vlan1
no ip address
shutdown
!
ip classless
ip route 192.160.15.64 255.255.255.192 192.160.15.130
!
!
!
!
!
line con 0
line vty 0 4
login
!
!
end
Konfigurasi Pada R2
R2#show run
Building configuration…
Current configuration : 497 bytes
!
version 12.4
no service password-encryption
!
hostname R2
!
!
!
!
!
ip ssh version 1
!
!
interface FastEthernet0/0
description ### TO R1 ###
ip address 192.160.15.130 255.255.255.252
duplex auto
speed auto
!
interface FastEthernet0/1
description ### TO LAN ###
ip address 192.160.15.65 255.255.255.192
duplex auto
speed auto
!
interface Vlan1
no ip address
shutdown
!
ip classless
ip route 192.160.15.0 255.255.255.192 192.160.15.129
!
!
!
!
!
line con 0
line vty 0 4
login
!
!
end